Another Guy

skydragon

  • Title : Another Guy
  • Scriptwriter (Author): Sweetchilice
  • Main Cast: Kwon Jiyong (GD Bigbang) and Lee Chaerin (CL 2NE1)
  • Support Cast: Lee Seunghyun (Seungri Bigbang)
  • Genre: All Universe
  • Duration (Length): Ficlet (735words)
  • Rating: PG-13

Holla! Ah, how long I’ve been gone? so long I know. 🙂

Seneng banget akhirnya bisa publish FF lagi. I missed writing fanfiction so much T,T. Setelah setahun bergulat dengan dunia pendidikan dasar di Kuliahan, akhirnya Kampus tercinta memberikan liburan! beneran liburan kali ini. 2 weeks! Oh My God, something banget kan? 🙂 Dan di 2 minggu ini (yang sekarang tersisa 5 hari lagi) saya bahagia, dan mencoba menulis fiksi lagi, tapi karena udah lama gak nulis, jadi kaku dan ancur!!! Haha.

Nah ini comeback saya di sini, happy bangeet 🙂 bisa nulis meski cuma 700-an kata. Lumayan lah yaaa, hehe 😛 Tapi seperti biasa, cerita ini pasti biasa banget, dan common theme gitu, kata-katanya juga pasti kaku dan suck.

Well, happy reading.

With love and respect, admin of Sweetchilice, Megan.

Summary: Karena aku menyukaimu, karena aku menyayangimu, karena aku adalah seorang Kwon Jiyong yang menjadi takdir seorang Lee Chaerin. Continue reading

Pigeon

Title: Pigeon

Rating: All age

Cast: Park Sandara

Choi Seunghyun (TOP)

Moon Joon Woon

Jung Hyangkii (OC)

Disclaimer: Cerita ini merupakan cerita yang digabungkan dari cerita yang ada didalam MV dari lagu I’m sorry-nya Gummy.

“Nuna, apa yang kau lakukan?!” lengan Sam menahan lenganku.

“Melepaskan burung-burung ini…wae?” Sam menutup kandangnya kasar dan menatapku.

“Ada apa denganmu? ini burung appa, bagaimana bisa kau…”

“Mereka seharusnya bebas, bukan terkurung disini…lagipula appa tak akan marah jika tahu yang sebenarnya.”

“Nuna!” aku tak peduli. Kubiarkan jemariku menerobos pertahanan Sam. Appa baru saa pergi beberapa bulan yang lalu. Ini adalah burung yang appa pelihara selama hidup. Kukira ini baik, membelinya dari toko hewan, merawatnya, mendengarkannya berkicau. Menyenangkan, bahkan setelah appa pergi. Tapi kejadian hari ini tak bisa membuatku berhenti melakukan ini. aku yakin appa akan mengerti.

*

Lelaki tanpa ekspresi itu melangkah cepat melewati kandang-kandang burung yang masih terisi. Tanpa ragu dia melangkah keluar, beberapa burung beterbangan melewati kepalanya saat dia melangkah. Itu adalah burung yang baru saja dia lepaskan. Kaki panjangnya melangkah melewati beberapa anak tangga sekaligus.

Lelaki itu melanjutkan perjalannya. Namun langkahnya terhenti ketika menyadari sesuatu menarik perhatiannya, bird symbol, dia tak bisa menghindarinya, mungkin itu memang ditakdirkan utnuknya. Dia terduduk di vesva tahun 70 itu, sebuah pigeon symbol yang tergantung di kunci vesva itu-lah yang membuatnya terduudk di vespa itu dan melajukannya dengan cepat.

*

“Terimakasih…” Hyangkii tersenyum ramah, lengannya menggenggam gelas kertas berisi kopi late. Setelah bekerja keras seharian ini ia akhirnya memiliki waktu untuk pulang kerumah dan merawat burung-burung ayahnya yang baru saja pergi beberapa bulan yang lalu. Dia rindu ayahnya. Senyumnya memudar saat ia melihat vesva milik ayahnya dibawa seseorang. Dia berlari, tapi ia tak cukup cepat untuk itu, ia merasa berteriak pun tak ada gunanya.

“Aaah…ottokhae?” dia hampir saja meniangis hingga ia melihat sebuah mobil dan mulai menghentikan nya.

“Tuan…tolong aku….motorku dicuri….bantu aku….” Continue reading