Sudden Confession


Sudden Confession

.

.

.

Han Sunhwa

and

Lee Joon

feat

Kwanghee

.

.

.

 Seem so long since my last fiction isn’t it? 🙂

But it’s not the comeback, just…a little greet?

Another monologe -_- oke bye

Enjoy everybody!

.

.

.

“Ya! Menyingkir dariku sekarang juga atau kupukul kau!” mataku terbelalak, ternyata Sunghwa mampu bersikap tangguh juga.

“Mwo? Aish! Ya, ya aku menyingkir,” kujauhkan tubuhku, tak lagi menempel pada tubuhnya yang kurus, “wae? Mengapa kau tiba-tiba saja menolakku?” kutatap wajahnya hati-hati, ia mendengus kesal lalu kembali membaca buku; tunggu dulu, apa itu buku?

“Wow, sejak kapang seorang Han Sunghwa membaca buku setebal…5 cm? Kau benar-benar ingin dibilang pintar ya?” aku tertawa begitu keras dan berhenti saat Sunghwa memukul tanganku dengan keras. Dia tak main-main rupanya.

“Ya! Aww. Kau menyakitiku Han Sunghwa!” Sunghwa mencibir, ia kembali membaca buku-nya. Aish, kurasa ia tak benar-benar membaca bukunya, sejak tadi ia menatap halaman yang sama. Dasar bodoh.

“Hei. Apa yang sebenarnya sedang kau baca itu, huh?” kudekati Sunghwa, mencoba melihat apa yang tengah ia baca, tapi dengan cepat ia menutup buku itu.

“Ya! Lee Changsun!” aku tercekat, dia, memanggilku apa? “Kau, Lee Changsun! Berhentilah mendekatiku! Berhentilah menjadi pengganggu hidupku!”

“Mwo?!” aku berdiri dari tempat dudukku, kurasa nada suaraku terlalu tinggi karena mata Sunghwa terbelalak karena terkejut. Aku juga terkejut dengan nada suaraku, tapi Sunghwa…dia…

“Kau keterlaluan. Aku datang kemari untuk…” tunggu, untuk apa aku datang kemari?

“Untuk apa? Untuk menggangguku kan? Aish! Kau ini. Jika kau tak mau pergi, biar aku yang pergi!”

Sunghwa beranjak dari tempat duduknya, kini ia berdiri sejajar denganku, matanya menatapku tajam lalu mendelik sebelum akhirnya berbalik dan pergi.

“Aish! Ada apa dengannya? Tiba-tiba saja bersikap menjauhiku. Ah dasar Han Sunhwa bodoh.”

“Aku mendengarmu!” Sunhwa menjerit kesal, ia menghentakkan kakinya dan berjalan lebih cepat.

“Astaga…dia aneh sekali. Ya! Han Sunghwa!” kuikuti langkahnya, dia memang berjalan dengan cepat, tapi aku lebih cepat darinya. Jadi kini aku melangkah di samping Sunhwa, tak berani menghentikannya, karena ia pasti akan memukulku lagi.

“Apa?! Jangan mengikutiku! Pergilah!” Sunhwa berbisik, tapi kata-kata itu terdengar mengerikan di telingaku.

“Hei, jika ini karena perkataanku kemarin, maka maafkan aku. PD yang memintaku mengatakan hal itu, Sunghwa…”

“Bukan, Lee Changsun!!!” Sunghwa merengek, dia membuatku sedikit takut sekarang, bagaimana bisa ia berubah dengan cepat?

“Ada apa denganmu? Apa salahku? Mengapa kau tiba-tiba…”

Sunghwa berhenti melangkah dan berbalik, menatapku, nyaris saja aku menabraknya.

“Dengar. Jauhi aku mulai sekarang, oke? Aku tak mau kau berada didekatku saat kau memiliki wanita lain bersamamu! Bukankah kau tidak menyukaiku?!” aku terhenyak, jadi ini masalahnya? Karena Yeonhee noona? Apa dia…benar-benar menyukaiku?

Kami terdiam, menatap satu sama lain. Aku terkejut, kurasa dia juga sedikit terkejut.

“Maafkan aku,” suaraku memecah keadaan hening kami, dia nampak tak nyaman. Sunghwa berbalik lalu melangkah lagi.

“Apa kau benar-benar menyukaiku?” aku berjalan lagi disisinya, berbisik tepat di sisi telinganya, membuatnya berhenti melangkah lagi dan kini mengabil posisi hendak memukulku.

“Tunggu! Jangan pukul aku lagi, oke? Aku hanya bertanya…” Sunghwa menurunkan tangannya dan menghela nafas lelah, apa aku semelelahkan itu?

“Kau ini memang bodoh ya,Oppa.” Mataku membulat, ah dia sudah berubah lagi.

“Ya, aku memang bodoh, Sunghwa. Jadi apa yang sebenarnya terjadi? Bisakah kau jelaskan padaku?” Sunghwa memejamkan matanya dan mengurut dahinya perlahan, dia terlihat cantik saat melakukan itu.

“Kau menyukaiku tidak?” mata Sunghwa terlihat sendu, well itu sulit. Aku menyukainya, sebagai seorang adik dan teman.

“Tentu saja.” Sunghwa nampak terkejut, namun ia mengendalikan ekspresinya dan mengigit bibir.

“Sebagai seorang wanita? Atau sebagai seorang teman?” Oh Ya Tuhan…

“Aish! Apa yang sebenarnya kukatakan? Ah! Menjauh saja dariku oke? Kau menggangguku!” Sunghwa melangkah cepat, setengah berlari menuju pintu, namun tubuhku bergerak cepat dan menahan lengannya, mencegahnya membuka pintu.

Aku memeluknya erat.

“Ya!Lee…”

“Sst. Aku menyukaimu, Han Sunghwa. Bahkan lebih dari rasa suka. Aku menyayangimu. Aku…” aku terdiam sejenak, membiarkan Sunghwa mencerna apa kukatakan, “Aku mencintaimu.”

“Ya!!!! Apa yang kau lakukan pada istriku, Lee Joon hyung!” pelukanku terlepas, Sunghwa nampak terkejut dan wajahnya merah. Aigoo lucu sekali.

“Lee Joon bodoh!” Sunghwa memukulku. Aish!!! Aku tak mengerti apapun! Apa yang sebenarnya terjadi???

“M-mwo?”

“Aish. Aku akan melaporkanmu pada Yeonhee noona. Ah…Joon kau bisa menimbulkan kontroversi. Lakukan di tempat lain yang tak akan membuat kalian tertangkap.” Aku membelalakan mata, dan Sunghwa memukul Kwanghee dengan keras, begitu keras hingga aku bisa merasakan rasa sakit yang Kwanghee tunjukan.

“Hah! Kalian menyebalkan! Aku pergi!” Kwanghee menatapku, dia tertawa lalu mengedipkan sebelah matanya, membuatku bergidik.

“Selamat Lee Joon. Jangan lupa hubungi Sunghwa oke? Bye!” Kwanghee mengikuti Sunghwa,  meneriakan namanya dan menghilang di balik pintu, meninggalkanku sendirian. Ah, apa-apaan ini? Padahal aku sudah menyatakan perasaanku. Aish! Lee Joon bodoh.

-The End-

Sayang sekali seseorang yang ngeganggu dan menghampiri di hari itu tidaklah seromantis Joon disini :’) haha *curcol* Nah…

Curhat dulu lah ya, mumpung mood nulis beginian.

Jadi jadi jadi, lagi gak mood dan super sibuk *soksibuksihsebenernyamahdanmagermagerangituu*

Entah kenapa ato gimana sekarang menulis itu harganya mahal mameen, harus mengorbankan sesuatu dulu gitu, dan godaain lain tentunya ya intinya ini semua karena fiksi lain yang ternyata lebih menggoda untuk dibaca dibandingkan buat sendiri dan cape banget, ngantuk terus kayak panda dan koala Hahaha XD parah kan? yaudahla yaa byeee

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s