Madness


tumblr_m0rk3eH37V1qlpjgwo3_500Ini diaaaa >,< My new boys hehe.

They are Infinite 😀 there’s main and lead vocal, Sunggyu (leader) and Woohyun 🙂 Mereka cucok banget dance-nya semua bisa nyanyi meski ada beberapa yang kebagian dikiiiit banget, hehe. Lagunya asik semua!!! Mereka juga unyuuu.

Dan ini dia OTP yang paling “real” di mata saya. Mereka selalu tatap-tatapan, bisik-bisikan, dan…haha udah pokoknya mereka udah kayak couple beneran 😀

Ini diaaa 😀

With love and respect, admin of Sweetchilice, Megan.

Happy reading everyone! 😀

  • Title: Madness
  • Scriptwriter (Author): Sweetchilice
  • Main Cast: Kim Sunggyu and Nam Woohyun Infinite
  • Support Cast: Manager hyung of Infinite
  • Genre: Bromance
  • Duration (Length): Ficlet (687words)
  • Rating: PG-13

Summary: Sunggyu baru saja melewatkan vocal trainingnya bersama Woohyun sore itu saat Woohyun mulai berbicara hal aneh.

*

Ruang practice nyaris sepi, Hoya dan Sungjong baru saja pergi dari ruang practice, meninggalkan Woohyun dan Sunggyu yang tengah terduduk di pojok ruangan, menunggu manager datang dan membicarakan jadwal practice selanjutnya. Biasanya Dongwoo lah yang menemani Sunggyu, namun kali ini Dongwoo menghilang tepat setelah waktu practice habis; meninggalkan Sunggyu dengan pilihan sulit. Hoya, Sungjong, atau Woohyun.

Ia memilih Woohyun, meminta Hoya dan Sungjong pergi terlebih dahulu dan terduduk diam di pojok ruangan.

Sunggyu memainkan botol air mineral di tangannya, mencoba mengabaikan tatapan Woohyun yang ia rasakan sejak tadi.

“Jika saja kau seorang wanita, aku pasti sudah menikahimu saat ini, Kim Sunggyu.” Suara Woohyun nyaris saja tak terdengar, namun Sunggyu dapat dengan jelas mendengarnya, membuatnya nyaris saja menjatuhkan botol air mineral yang ia genggam.

Ia tak mempercayai apa yang ia dengar tadi.

Ia tak percaya Woohyun mengatakan hal itu padanya.

“M-mwo?”

“Kau tahu apa yang kukatakan, Hyung.” Woohyun tersenyum lebar, membuat Sunggyu bergidik.

“Kau pasti sudah gila.” Sunggyu menatap tajam pria yang lebih muda dua tahun darinya dan mencoba beranjak dari tempatnya duduk, namun lengan atasnya tiba-tiba dicengkram kuat oleh Woohyun.

“Tunggu.” Sunggyu tiba-tiba saja merasa begitu lelah, apa yang Woohyun lakukan membuatnya merasa benar-benar lelah. Lelucon Woohyun sudah keterlaluan.

 Sunggyu termenung, tak mampu bereaksi apapun, ia sudah biasa sedekat ini pada Woohyun, tapi saat ini terasa ada yang salah. “Jangan bermain-main lagi, Woo. Aku lelah. Kau juga lelah kan? Lebih baik kita beristirahat, oke?” Woohyun menatap dalam mata Sunggyu, membuat Sunggyu merasa bahwa Woohyun tidaklah bercanda dengan kata-katanya tadi.

“Baiklah. Maafkan aku.” Woohyun melepaskan cengkramannya. Sunggyu merasa ia pasti sudah gila karena ia sedikit menyukai perasaan aneh yang menghampiri perutnya saat ia menyadari Woohyun serius.

Sesungguhnya ia pernah berpikiran seperti Woohyun dulu. Ia berharap ada wanita seperti Woohyun. Bahkan ia berharap Woohyun adalah seorang wanita. Ia mulai mengutuk dirinya sendiri saat mengingat ia pernah berfantasi bahwa Woohyun sesungguhnya adalah seorang wanita dan mereka menjadi pasangan. Ia bahkan mulai menjadi terlalu sering membicarakan Woohyun setelah itu.

Itu membuatnya memutuskan untuk tidak lagi tidur sekamar dengan Woohyun.

“Apa kau tidak merasakannya, Hyung?” Woohyun akhirnya berbicara setelah membiarkan Sunggyu berpikir.

“Merasakan apa? Bahwa kau sudah gila dan…” Sunggyu terhenti, ia nyaris saja mengataan bahwa Woohyun adalah seorang gay, “aneh.”

Woohyun menggelengkan kepalanya dengan cepat.

“Bukan. Tidakkah kau merasakan bahwa kita memiliki chemistry yang terlampau bagus? Kita terlalu cocok dan sama dalam berbagai hal. Kita terkadang tak perlu berbicara untuk memahami satu sama lain. Aku mengerti maksudmu meski kau hanya menatapku. Kau memahami perkataanmu meski kau tidak menyelesaikan kata-katamu. Tidakkah itu aneh? Kita seperti…soulmate mungkin?”

Sunggyu terdiam.

Ia merasa apa yang Woohyun katakan memang benar. Mereka memang terlampau cocok satu sama lain. Meskipun pada awalnya ia benci Woohyun, pada akhirnya mereka malah selalu bersama dan cocok satu sama lain. Bukan hanya karena mereka main vocal dan suara mereka nyaris sama; namun secara perasaan dan hal lain.

“Ini bukan berarti aku gay, hyung. Aku masih menyukai wanita, meski kau juga sama menggodanya.” Woohyun tertawa, perkataannya membuat Sunggyu bergidik lagi.

“Jangan katakan hal itu. Menjijikan.”

“Ya, aku tahu. Tapi itu lah yang kurasakan, Hyung. Aku tiba-tiba saja  berharap ada wanita yang benar-benar sepertimu. Bukankah kau merasakan hal yang sama denganku?” Woohyun nyengir, menunjukkan gigi-giginya dan membuat matanya menghilang.

Sunggyu lagi-lagi membenci dirinya sendiri karena ia membenarkan perkataan Woohyun.

“Terserahlah. Aku…”

Kata-kata Sunggyu terpotong oleh suara ribut yang datang dari arah pintu. Manager mereka datang dengan tergesa, membuat Sunggyu nyaris melonjak dari tempat duduknya.

“Kita harus pergi sekarang. Apa yang kalian lakukan disini huh? Bukan saatnya untuk berkasih-sayang. Ayo pergi!” Sunggyu mengerenyitkan kening, merasa dipermainkan.

“Tapi Woohyun bilang…” Sunggyu terdiam lagi.

Woohyun.

“Ayo kita pergi sekarang, manager hyung.” Woohyun bangkit dari tempat duduknya dan mengabaikan tatapan tajam Sunggyu padanya.

“Ya! Sunggyu, kau ingin selamanya disini? Ayo cepat pergi.” Sunggyu mengangguk pelan. Tenyata Woohyun merencakan ini semua? Ia merasa bodoh karena mempercayai Woohyun yang mengatakan ia ditunggu manager hyung setelah latihan untuk membicarakan jadwal.

Bukankah manager telah memutuskan, mulai saat ini jadwal akan dibicarakan bersama-sama ?

Damn Nam Woohyun you are mad.

*

Hehe. Foto diatas itu belum seberapa. You must seee T,T they are so sweet and aaah I wanna ship them like I ship Yunjae. But I can’t and I don’t want to, hehe. Because I’m scared 😀

As usual, comment, I insist you! 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s