Another Guy


skydragon

  • Title : Another Guy
  • Scriptwriter (Author): Sweetchilice
  • Main Cast: Kwon Jiyong (GD Bigbang) and Lee Chaerin (CL 2NE1)
  • Support Cast: Lee Seunghyun (Seungri Bigbang)
  • Genre: All Universe
  • Duration (Length): Ficlet (735words)
  • Rating: PG-13

Holla! Ah, how long I’ve been gone? so long I know. 🙂

Seneng banget akhirnya bisa publish FF lagi. I missed writing fanfiction so much T,T. Setelah setahun bergulat dengan dunia pendidikan dasar di Kuliahan, akhirnya Kampus tercinta memberikan liburan! beneran liburan kali ini. 2 weeks! Oh My God, something banget kan? 🙂 Dan di 2 minggu ini (yang sekarang tersisa 5 hari lagi) saya bahagia, dan mencoba menulis fiksi lagi, tapi karena udah lama gak nulis, jadi kaku dan ancur!!! Haha.

Nah ini comeback saya di sini, happy bangeet 🙂 bisa nulis meski cuma 700-an kata. Lumayan lah yaaa, hehe 😛 Tapi seperti biasa, cerita ini pasti biasa banget, dan common theme gitu, kata-katanya juga pasti kaku dan suck.

Well, happy reading.

With love and respect, admin of Sweetchilice, Megan.

Summary: Karena aku menyukaimu, karena aku menyayangimu, karena aku adalah seorang Kwon Jiyong yang menjadi takdir seorang Lee Chaerin.

Aku tak tahu melihat seseorang bercengkrama dengan orang lain bisa semenyakitkan ini.

Menatapnya tertawa; begitu bahagia dan penuh cinta. I used to be did that with him. Tertawa pada setiap leluconnya, dan tertawa bersama. Melihatnya memeluk wanita lain dengan cara memelukku dulu, pelukan hangat yang membuat tubuhku bergetar setiap kali ia melakukannya. Ia bahkan menggunakan kemeja yang kubelikan untukknya; dia memang cocok dengan warna itu, membuatnya terlihat semakin tampan.

Aku bahkan yakin ia menggunakan parfume yang kuberikan padanya sebagai hadiah natal tahun lalu. Dia bilang ia benar-benar menyukai aroma parfume itu dan ia mengganti parfumenya yang lama dengan parfume yang kuberikan padanya. Sayangnya aroma itulah yang kuhirup dan kuingat saat kami berpisah beberapa bulan yang lalu. Aroma yang mengantarkanku pada tangisan tak berujung di waktu fajar.

Mengapa rasanya bisa semenyakitkan ini menatap pria yang pernah kau cinta mencium wanita lain?

“Aku kita cari tempat lain saja.” Jemari-jemari hangat Jiyong mengengam pergelangan tanganku dengan lembut dan menariknya perlahan.

“Huh? Wae? Kita sudah memesan makanan kan? Lagipula-”

“Kita pergi saja, eo?” matanya menatapku penuh keyakinan, ia tersenyum lebar, tapi ada yang aneh dengan senyuman itu, “Aku sudah membatalkan pesanannya, jika itu yang kau khawatirkan. Kita cari tempat lain saja, please Chae?” nada suaranya membuatku merasa bersalah.

Apa dia cemburu?

Apa dia tahu aku tengah menatap sosok lain?

Apa dia tahu aku merasa terluka saat ini?

“Hunchae? Let’s go find another place?” Jiyong membungkuk, menatap mataku dengan tatapan menggoda dan tersenyum menyebalkan, membuat jantungku mencelos karena pesonanya.

Ah, this guy.

“Okay, Oppa.” Kulepaskan jemarinya dari pergelangan tanganku, sebagai gantinya kutautkan jemariku dengan jemarinya. Ia nampak terkejut pada awalnya, namun senyum lebar menghiasi wajahnya dengan cepat.

Good girl.” Jiyong melangkah keluar restoran dengan cepat, membawaku melangkah kearah yang berlawanan dengan tempat Seungri berada.

Seungri.

Bagaimana bisa aku teralihkan olehnya? Bagaimana bisa aku masih berharap ia kembali padaku saat ada seorang Kwon Jiyong disisiku? Bagaimana bisa aku masih saja membayangkan dan merindukan sikap lembut Seungri padaku saat ada Kwon Jiyong yang lebih lembut dari pria manapun yang pernah kutemui?

Lee Chaerin bodoh.

“Hunchae? Waeyo? Apa ada yang tertinggal? Suara Jiyong terdengar khawatir saat aku berhenti melangkah, menghentikan langkahnya dengan berat tubuhku.

Kutatap matanya, dia membalas tatapanku dan mengangkat satu alisnya, nampak curiga.

“Wae? Apa yang terjadi? Apa kau tak enak badan? Atau-”

“Maafkan aku ya, Oppa.” Matanya membulat, nampak terkejut. Namun seperti Jiyong yang kukenal, ekspresi terkejut itu berubah. Matanya membentuk smiling shape dan ia tertawa kecil, tangannya menarikku kedalam pelukannya.

“Tak apa, tak perlu merasa bersalah. Aku bahkan tidak merasa terluka sedikitpun. Aku senang menjadi healer-mu Hunchae.” Aku mengigit bibir, berusaha menahan air mata agar tak terjatuh. Betapa aku benci harus menangis karena merasa bersalah seperti saat ini.

“Kau menyebalkan!” kupukul dadanya perlahan saat akhirnya air mata mengalir begitu saja, tak lagi dapat dibendung, “Kau, mengapa kau harus sebaik ini padaku?” Jiyong tertawa kecil, lengannya mengusap-usap punggungku perlahan.

“Mengapa kau harus bertanya?” ia terdiam sejenak, “karena aku menyukaimu, karena aku menyayangimu, karena aku adalah seorang Kwon Jiyong yang menjadi takdir seorang Lee Chaerin.” Aku terhenyak.

“Takdir?”

Yes. Admit it, Chae. We are got too much similarity and chemistry. Aren’t we?” Jiyong tertawa lagi, membuatku tertawa bersamanya.

Ia benar. Kami memiliki terlalu banyak kesamaan dan kecocokan satu sama lain. Terlampau cocok hingga aku tak tahu apa yang kurasakan padanya. Hingga aku tak tahu apa status hubungan kami. Lovers? Or Best Friend? May be Soul mate? Terlalu cocok hingga Seungri menggunakan Jiyong sebagai alasan perpisahan kami.

Seungri bilang ada pria lain yang lebih pantas untukku. Another guy. Huh alasan bodoh macam apa itu?

Don’t worry about anything, Chae, You’ll get old easily. Let it flow, shall we? Having fun together since we are still so young?” Jiyong melepas pelukannya, menatapku lagi dengan tatapan penuh makna.

“Yes Sir!”

“Good, soldier! Let’s go!” Jiyong menarikku lagi membuatku berlari bersamanya. Aku tak tahu mengapa kami haru berlari, tapi aku senang melakukan ini dengannya.

Hal sekecil ini saja membuatku bahagia, membantuku mengikis sedikit demi sedikit kehadiran Seungri. It will pass just like another day, another history. Tomorrow is unknown story and Lee Seungri was just and old memories, an old stories that remain alive.

“Oh ya Chae, kurasa kita harus berlari lebih cepat lagi.” Jiyong menolehkan kepalanya sebentar, aku bisa melihat seringai di wajahnya. Oh no.

“A-Apa maksudmu, Oppa?!”

“Sebenarnya aku belum membatalkan pesanannya.”

“Kwon Jiyong!” aku berteriak panik padanya, namun Jiyong tertawa keras.

“Aku berbohong. Ayo kita berlari saja!” mataku membulat, tak percaya apa yang baru saja terjadi. Childish one.

Well, aku menyukai ini.

“Chae, sebenarnya pesanannya memang belum dibatalkan.”

“Ya! Oppa!”

-The End-

Haha, begitu liat teaser MV solo CL, langsung muncul jiwa shipper 🙂 Skydragon!!! Aaa… I ship them so much 😉 So loveable couple T,T Cocok pake banget 😀 dan parahnya mereka swag abeees. Oh God Chaerin is baddest female!

I love them! I love YG! When Bigbang and 2NE1 comeback? ;_; hehe

As usual, comment! I insist you 😉

Advertisements

2 thoughts on “Another Guy

  1. Pingback: [Ficlet] Another Guy, Faith. | Indonesia Fanfiction Kpop

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s